Keberkahan dalam yang Halal: Sedikit Tapi Cukup

Nasihat Ibnu Taimiyyah dan Landasannya dalam Al-Qur’an dan Sunnah

Ibnu Taimiyyah Rahimahullah pernah berkata dalam Majmu’ Fatawa (28/646):

“Yang sedikit tapi halal itu diberkahi. Sedangkan yang banyak tapi haram akan habis dan dicabut barokahnya oleh Allah Azza wa Jalla.”

Nasihat ini mengandung pelajaran besar bagi kehidupan ekonomi umat Islam, termasuk bagi kami di BUMK UMRI, bahwa keberkahan tidak bergantung pada jumlah, tetapi pada kehalalan dan keridhaan Allah.

Dalil dari Al-Qur’an

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.”
(QS. Al-Baqarah: 168)

Ayat ini menjelaskan bahwa yang halal dan baik (thayyib) adalah sumber keberkahan dan keselamatan. Allah memerintahkan umat-Nya untuk hanya mengambil rezeki dari jalan yang halal, karena itu yang membawa ridha-Nya.

Hadis Nabi Muhammad ﷺ

Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik.”
(HR. Muslim no. 1015)

Hadis ini menegaskan bahwa hanya rezeki yang halal dan bersih dari yang haram yang akan diterima dan diberkahi oleh Allah. Adapun harta yang haram, meski tampak banyak, akan mendatangkan murka dan menghilangkan keberkahan.

Pelajaran Bagi Ekonomi Umat

Di era persaingan bisnis modern, prinsip kehalalan dalam usaha menjadi pondasi utama bagi BUMK UMRI. Kami meyakini bahwa keberkahan dalam usaha lebih penting dari sekadar keuntungan besar. Sebab, harta yang sedikit namun halal membawa ketenangan, keberkahan, dan keberlanjutan jangka panjang.

Sebaliknya, harta haram – walaupun besar – cepat atau lambat akan musnah, baik secara lahir maupun batin. Ia mungkin menghilang secara materi, atau membawa penyakit, konflik, dan kegelisahan dalam hidup.

Penutup

Mari kita bangun ekonomi umat dengan dasar kejujuran, kehalalan, dan keberkahan. Sebab, seperti kata Ibnu Taimiyyah: yang sedikit namun halal akan lebih berarti daripada yang banyak tapi haram. Semoga Allah senantiasa memberi keberkahan dalam usaha kita semua.

#HalalItuBerkah#EkonomiSyariah#BUMKUMRI

error: Content is protected !!
Exit mobile version